Gawat,Manajer Sawit Hulu PTPN IV Regional 2 Intimidasi Mahasiswa Pasca Aksi di Kantor PTPN IV Regional 2


SUMUT-TERKINI.COM
|MEDAN, 29/1/2026 – Suasana pasca-aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa di depan Kantor PTPN IV Regional 2 memanas. Alih-alih mendapatkan ruang dialog yang konstruktif, perwakilan mahasiswa mengaku mendapatkan tindakan intimidasi yang diduga dilakukan oleh oknum Manajer Sawit Hulu PTPN IV Regional 2 terhadap massa aksi.

‎Kejadian ini bermula pada saat ketua koalisi mahasiswa dan masyarakat bersatu Sumatera Utara (KMMB-SU), Sutoyo S.H, mendapat telpon dari seorang masyarakat sawit seberang yang sedang membutuhkan pertolongan terkait persoalan tentang pembebasan lahan di kecamatan sawit seberang, karena merasa ingin membantu ketua KMMB-SU mengatur jadwal pertemuan dengan masyarakat tersebut, pada hari Selasa tanggal 27 Januari 2025 bertempat di Stabat pertemuan itu dilaksanakan, tanpa di sadari masyarakat tersebut membawa manager sawit hulu PTPN IV Regional 2 berinisial J, tanpa basa basi manager tersebut langsung mengucapkan kata-kata seolah mengintimidasi, dengan nada lantang ia berkata "apa salah ku?? Kenapa kau ganggu aku?? Siapa yang nyuruh kau?? " pertanyaan itu berulang kali ditanyakan dengan suara yang lantang, mendengar pertanyaan itu ketua KMMB-SU, Sutoyo S,H menjelaskan terkait permasalahan yang ada, alih-alih mendengarkan penjelasan dengan baik, manager tersebut malah menjawabi dengan suara lantang " jangan melebar kemana-mana, aku nanyak, siapa yang nyuruh kau??, apa salah ku??, kenapa kau ganggu aku??"

‎Tindakan ini dinilai sebagai bentuk ketidaksiapan PTPN IV Regional 2 dalam menerima kritik publik.

‎Menanggapi hal ini, ketua KMMB-SU menyampaikan 

‎"Kami sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh manajer sawit hulu PTPN IV Regional 2, Tugas manajer adalah mengelola perusahaan dengan profesional, bukan melakukan intimidasi kepada mahasiswa dan masyarakat yang menyampaikan aspirasi rakyat di muka umum," ujar [Sutoyo, S.H], Sutoyo juga menyatakan tidak akan mundur dan menuntut:

‎1. Evaluasi manager sawit hulu PTPN IV Regional 2 yang dinilai anti kritik terhadap kinerja 

‎2. Copot manager PKWT yang dianggap tidak tepat menduduki jabatan fungsional tetap

3.mendesak manager sawit hulu PTPN IV Regional 2 untuk membuat permohonan maaf terbuka atas tindakan intimidasi tersebut yang dianggap sebagai bentuk pembungkam terhadap nilai-nilai demokrasi

4.akan tetap melakukan aksi unjuk rasa sampai seluruh tuntutan aksi dapat di akomodir. (red)

Lebih baru Lebih lama